Sunday, April 3, 2016

Pencarian data dengan PDO (PHP Data Objek)

Assalamualaikum wr. wb.
Tutorial kali ini merupakan kelanjutan dari BAB PDO (PHP Data Objek) yang sempat terlupakan, untuk lebih jelasnya tentang PDO silahkan lihat pada tutorial saya disni.
Pada tahap ini kita akan melakukan pencarian data kedalam database dengan menggunakan PDO (PHP Data Objek)
Ok langsung saja. buat database "coba" kemudian import table berikut.
-- phpMyAdmin SQL Dump
-- version 4.3.9
-- http://www.phpmyadmin.net
--
-- Host: 127.0.0.1:4001
-- Generation Time: Jul 11, 2015 at 02:49 AM
-- Server version: 5.5.42
-- PHP Version: 5.4.37

SET SQL_MODE = "NO_AUTO_VALUE_ON_ZERO";
SET time_zone = "+00:00";


/*!40101 SET @OLD_CHARACTER_SET_CLIENT=@@CHARACTER_SET_CLIENT */;
/*!40101 SET @OLD_CHARACTER_SET_RESULTS=@@CHARACTER_SET_RESULTS */;
/*!40101 SET @OLD_COLLATION_CONNECTION=@@COLLATION_CONNECTION */;
/*!40101 SET NAMES utf8 */;

--
-- Database: `coba`
--

-- --------------------------------------------------------

--
-- Table structure for table `buku`
--

CREATE TABLE `buku` (
  `id_buku` int(3) NOT NULL,
  `nama_buku` varchar(12) NOT NULL,
  `harga_buku` varchar(10) NOT NULL
) ENGINE=InnoDB AUTO_INCREMENT=8 DEFAULT CHARSET=utf8;

--
-- Dumping data for table `buku`
--

INSERT INTO `buku` (`id_buku`, `nama_buku`, `harga_buku`) VALUES
(1, 'buku mu', '1000'),
(2, 'buku ku', '2000'),
(3, 'buku kita', '3000'),
(4, 'buku anu', '2500'),
(7, 'php buku', '100');

--
-- Indexes for dumped tables
--

--
-- Indexes for table `buku`
--
ALTER TABLE `buku`
  ADD PRIMARY KEY (`id_buku`);

--
-- AUTO_INCREMENT for dumped tables
--

--
-- AUTO_INCREMENT for table `buku`
--
ALTER TABLE `buku`
  MODIFY `id_buku` int(3) NOT NULL AUTO_INCREMENT,AUTO_INCREMENT=8;
/*!40101 SET CHARACTER_SET_CLIENT=@OLD_CHARACTER_SET_CLIENT */;
/*!40101 SET CHARACTER_SET_RESULTS=@OLD_CHARACTER_SET_RESULTS */;
/*!40101 SET COLLATION_CONNECTION=@OLD_COLLATION_CONNECTION */;
Database sudah siap, lanjut  buat form pencarian.
<h2> Pencarian data dengan PDO (PHP Data Objek)</h2>
<form method="post" action="">
<input typr="text" name="kata" style="width:200px;"><br>
<input type="submit" name="cari" value="Cari">
</form>
hasil

kemudian berikut code php-nya.
<?php
$kon=new PDO("mysql:host=localhost;dbname=coba","root","");
if(isset($_POST['cari'])){
  $pencarian="%".$_POST['kata']."%";
  try{
   $cari=$kon->prepare("select nama_buku from buku where nama_buku like :nama");
   $cari->BindParam(":nama",$pencarian);
   $cari->execute();
   if($cari->rowCount()<1){
    echo "<i> Tidak ada hasil untuk pencarian kata <b>\"".$_POST['kata']."\"</i></b>";
   }else{
    echo "<i> Hasil pencarian dengan kata <b>\"".$_POST['kata']."\"</b></i><br>";
    while($t=$cari->fetch()){
    echo $t['nama_buku']."<br>";
    }
   } 
  }catch(PDOException $e){
   echo $e->getMessage();
  }
}
Penjelasan :
$kon=new PDO("mysql:host=localhost;dbname=coba","root","");
adalah koneksi database dengan menggunakan PDO yang disimpan ke variabel $kon (penjelasan lebih lengkap tentang PDO disni.)
if(isset($_POST['cari']))
apabila tombol "Cari" diklik.
$pencarian="%".$_POST['kata']."%";
mengambil keyword pencarian kemudian menyimpannya kedalam variabel pencarian.
tanda "%" didepan dan dibelakang adalah query SQL untuk mencari record yang mengandung kata pencarian, baik diawal, ditengah maupun diakhir kata.
$cari=$kon->prepare("select nama_buku from buku where nama_buku like :nama");
   $cari->BindParam(":nama",$pencarian);
   $cari->execute();
   if($cari->rowCount()<1){
    echo "<i> Tidak ada hasil untuk pencarian kata <b>\"".$_POST['kata']."\"</i></b>";
   }
melakukan pencarian kedalam database.
apabila rowcount kurang dari 1, artinya TIDAK ada baris yang terpengrauh oleh query SQL. (tidak ada data yag ditemukan) maka cetak "Tidak ada hasil"
else{
    echo "<i> Hasil pencarian dengan kata <b>\"".$_POST['kata']."\"</b></i><br>";
    while($t=$cari->fetch()){
    echo $t['nama_buku']."<br>";
    }
   }
apabila rowcount lebih dari 1 , artinya ada baris yang terpengaruh oleh query SQL (atau ada data yg ditemukan) maka cetak datanya dengak looping)
hasilnya sebagai berikut:


ok cukup sekian, semoga bermanfaat. terima kasih.
Wassalamualaikum wr. wb.

Membuat Halaman Admin Untuk Web Buatan Sendiri

Bismillahirahmanirahim, Assalamualaikum wr.wb
Apakabar mas bro dan mbak bro semua :D masih semangat ga nih puasanya? :D ini sambil puasa, daripada ga ada kerjaan, mending otak atik code yuk. Lama ga nulis tutorial disini, lagi sibuk menimba ilmu :v wkwkwk oke langsung aja ya, kali ini ane mau ngasih tau cara bikin admin panel untuk web buatan sendiri. ini dengan cara ane ya. Ane cuma ngasih tau cara bikin admin panelnya, maksudnya kaya buat edit judul, deskripsi, via admin panel. Bukan admin panel sepenuhnya. Tapi, dari kode dasar ini bisa kalian kembangin untuk fitur lainnya, yang penting kalian tau dasarnya dulu
Logika nya, jika ingin membuat admin panel yang bisa mengubah konten dari sebuah web, berarti harus ada koneksi antara database, tampilan, dan program inti. Untuk database kita menggunakan MySQL via phpmyadmin. Nah, pertama, kita bikin koneksi ke database dulu yuk. Sebelumnya, kalian bikin db nya dulu di php my admin, gausah pake table atau apa. polos aja dulu. terus sekarang bikin file namanya koneksi.php, fungsinya untuk mengkoneksikan ke db

koneksi.php

<?php
$host   = "localhost";
$user   = "username database";
$pass   = "password database";
$name   = "nama database";
 
mysql_connect("$host", "$user", "$pass");
mysql_select_db("$name");
?>

Bikin tabel
Setelah kalian selesai membuat file koneksi.php tadi, sekarang kita bikin tabel di databasenya. Saya pake phpmyadmin versi 3.5.1, setelah login, pilih database yang tadi ente buat + udah dimasukin ke koneksi.php. terus disebelah kiri klik tulisan "create table". table name tulis aja "jc_setting", terus bikin coloumn set_id, type nya INT, length nya 11, terus coloumn set_name, type varchar, length nya 32, terus set_content, length 255, type varchar, dan set_url, setingannya sama kaya set_content. 

Insert data ke kolom
Sekarang insert data dulu ke kolom di databasenya, pencet menu insert. lalu isikan data seperti ini. Klik untuk memperbesar gambar.
contoh

Bikin template webnya standar
Nah sekarang bikin web templatenya dulu. standar aja, kan buat contoh >_<. kasih nama index.php

<?php
include 'koneksi.php';
include 'head.php';
nah sekarang bikin file lagi dengan nama head.php

<html>
    <head>
        <title><?php
$sql = mysql_query("SELECT * FROM jc_setting WHERE set_id=1");
if(mysql_num_rows($sql) != 0){
    while($data = mysql_fetch_assoc($sql)){
        echo ''.$data['set_content'].'';
    }
}
?>
 
-
 
<?php
$sql = mysql_query("SELECT * FROM jc_setting WHERE set_id=2");
if(mysql_num_rows($sql) != 0){
    while($data = mysql_fetch_assoc($sql)){
        echo ''.$data['set_content'].'';
    }
}
?></title>
</head>
<body>
<h1>welcome to <?php
$sql = mysql_query("SELECT * FROM jc_setting WHERE set_id=1");
if(mysql_num_rows($sql) != 0){
    while($data = mysql_fetch_assoc($sql)){
        echo ''.$data['set_content'].'';
    }
}
?> </h1>
</body>
</html>
ini sengaja ane buat panjang biar ente ente pada ngerti itu data muncul dari mana. perhatiin tulisan WHERE set_id=1, bisa ente main mainin tuh, mau ORDER BY ASC atau DESC, atau apalah terserah ente. main experiment aja kaya pas pertama ane belajar ini. ane belajar ini sendiri :3

Bikin halaman admin buat ngatur konten websitenya
Nah bikin file baru lagi, namanya admin.php

<?php
session_start();
ob_start();
include'config.php';
?>
<!DOCTYPE html PUBLIC "-//W3C//DTD XHTML 1.0 Transitional//EN" "http://www.w3.org/TR/xhtml1/DTD/xhtml1-transitional.dtd">
<html xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml">
<head>
    <title>admin site</title>
</head>
<body>
<h1>Site configuration</h1>
<!------------- Ganti Judul ---------------->
<?php
$sql = mysql_query("SELECT * FROM jc_setting WHERE set_id=1");
if(mysql_num_rows($sql) != 0){
    while($data = mysql_fetch_assoc($sql)){
        echo '<b>Site Name:</b> '.$data['set_content'].'';
    }
}
?> <a href="admin.php?aksi=edit&id=1">Edit</a><br>
<?php   
//edit judul
    if(@$_GET['aksi'] == "edit"){
        $id = abs((int)$_GET['id']);
        $get = mysql_query("SELECT * FROM jc_setting WHERE set_id='$id'");
        $dataGet = mysql_fetch_assoc($get);
         
        if(@$_POST['save-judul']){
            $Title  = $_POST['judul'];
             
            if($Title){
                $up = mysql_query("UPDATE jc_setting SET set_content='$Title' WHERE set_id='1'");
                if($up){
                    echo '<script language="javascript">alert("Data Successfully Saved!"); document.location="admin.php?aksi=edit&id=1";</script>';
                }else{
                    echo '<div class="error">ERROR: Fail to Save Data.</div>';
                }
            }else{
                echo '<div class="error">ERROR: Enter your new site name.</div>';
            }
        }
         
        echo '<form action="" method="post">';
        echo '<h3>Change Site Name</h3>';
        echo '<p>New Site Name:<br /><input type="text" name="judul" placeholder="Masukan Judul Web Anda Yang Baru" /></p>';
        echo '<input type="submit" name="save-judul" value="save" />';
        echo '</form>';
    }?>
     
<!------------- Ganti Deskripsi ---------------->
<hr style="margin-top:20px;"><?php
$sql = mysql_query("SELECT * FROM jc_setting WHERE set_id=2 ORDER BY set_content ASC");
if(mysql_num_rows($sql) != 0){
    while($data = mysql_fetch_assoc($sql)){
        echo '<b>Web Description:</b> '.$data['set_content'].'';
    }
}
?> <a href="admin.php?aksi=edit&id=2">Edit</a><br>
<?php   
//edit deskripsi
    if(@$_GET['aksi'] == "edit"){
        $id = abs((int)$_GET['id']);
        $get = mysql_query("SELECT * FROM jc_setting WHERE set_id='2'");
        $dataGet = mysql_fetch_assoc($get);
         
        if(@$_POST['save-desc']){
            $Description    = $_POST['deskripsi'];
             
            if($Description){
                $up = mysql_query("UPDATE jc_setting SET set_content='$Description' WHERE set_id='2'");
                if($up){
                    echo '<script language="javascript">alert("Data Has Been Saved."); document.location="admin.php?aksi=edit&id=2";</script>';
                }else{
                    echo '<div class="error">ERROR: Failed to Save Data.</div>';
                }
            }else{
                echo '<div class="error">ERROR: Enter Your Site Description.</div>';
            }
        }
         
        echo '<form action="" method="post">';
        echo '<h3>Change Web Description</h3>';
        echo '<p>Web Description:<br /><input type="text" name="deskripsi" placeholder="Masukan Deskripsi Web Anda Yang Baru" /></p>';
        echo '<input type="submit" name="save-desc" value="save" />';
        echo '</form>';
    }?>
        <div class="clear"></div>
 
</body>
</html>

Cara Mudah dan Cepat Membuat Laporan atau Surat PDF dari PHP, MySQL dan MPdf

Asalamualaikum,
Selamat menunaikan ibadah puasa bagi seluruh umat muslim, semuga kita kuat menjalaninya dengan ikhlas dan hanya mengharapkan pahala dari Allah Tuhan Yang Maha Esa..
Sekian kultum dari saya.. Ehhh.. :D

Oke, tutorial pertama saya ini tentang “Mudah dan Cepat Membuat Laporan atau Surat PDF dari PHP, MySQL dan MPdf”..
Langsung saja kita siapan alat dan bahannya..
  1. Laptop atau apalah..
  2. Text editor..
  3. XAMPP atau Virtual Server lain..
  4. MPDF,  karena saya saat ini sudah jatuh hati pada kemudahan dan kesederhanaannya setelah berkelana melewati gunung dan lembah dan beberapa cabe-cabean.. Kenapa MPDF? Kita akan bahas setelah tutorial ini. (Sori Tutornya agak @#, Maklum ABG.. hehe)
  5. Browser..
  6. Kemauan.
Untuk MPdf bisa di googling atau download disitus resminya (http://www.mpdf1.com/mpdf/index.php?page=Download) pilih versi FULL jangan yang UPDATE..
Setelah semua  Alat dan Bahan sudah terkumpul, hanya perlu waktu 5menit saja untuk membuat “Mudah dan Cepat Membuat Laporan atau Surat PDF dari PHP, MySQL dan MPdf” sekarang kita mulai.

Langkah 1
NIAT..(Penting)
Langkah 2
Nyalakan laptop, buka text editor kesayangan anda..
Buka XAMPP, jalankan Apache dan MySQL.
Seperti Ini..
Notepade++ and XAMPP


Langkah 3
Kita Buat databasenya.
Buka PhpMyAdmin, buka tab “SQL”..
Sebagai contoh Paste kan kode SQL ini..

CREATE TABLE IF NOT EXISTS `coba` (
  `id` int(11) NOT NULL AUTO_INCREMENT,
  `nama` text NOT NULL,
  `pesan` text NOT NULL,
  PRIMARY KEY (`id`)
) ENGINE=MyISAM  DEFAULT CHARSET=latin1 AUTO_INCREMENT=4 ;
 
--
-- Dumping data for table `coba`
--
 
INSERT INTO `coba` (`id`, `nama`, `pesan`) VALUES
(1, 'Arinadi', 'Hy, Selamat Puasa'),
(2, 'Nur', 'Puasa = Jaga Mulut, Mata, Hati, Telinga.'),
(3, 'Rohmad', 'Kapan Buka Nih? haha');
Hasilnya..
PHPmyAdmin


Langkah 4
Kita buat folder xampp > htdoc > coba..
Lalu kita extrak MPDF yang tadi..
Extrak MPDF

Langkah 5
Kita Mulai Codeing..
Copy kode ini..

<?php
 // Define relative path from this script to mPDF
 $nama_dokumen='PDF With MPDF'; //Beri nama file PDF hasil.
define('_MPDF_PATH','MPDF57/');
include(_MPDF_PATH . "mpdf.php");
$mpdf=new mPDF('utf-8', 'A4'); // Create new mPDF Document
 
//Beginning Buffer to save PHP variables and HTML tags
ob_start();
?>
<!--sekarang Tinggal Codeing seperti biasanya. HTML, CSS, PHP tidak masalah.-->
<!--CONTOH Code START-->
<?php
 //KONEKSI
$host="localhost"; //isi dengan host anda. contoh "localhost"
$user="root"; //isi dengan username mysql anda. contoh "root"
$password=" "; //isi dengan password mysql anda. jika tidak ada, biarkan kosong.
$database="pdf";//isi nama database dengan tepat.
mysql_connect($host,$user,$password);
mysql_select_db($database);
?>
<table border=1>
<tr>
<td>id</td>
<td>nama</td>
<td>Pesan</td>
</tr>
<?php
$sql=mysql_query("SELECT * FROM coba");
while($data=mysql_fetch_assoc($sql)){
echo'<tr>
<td>'.$data[id].'</td>
<td>'.$data[nama].'</td>
<td>'.$data[pesan].'</td>
</tr>';
}
?>
</table>
<!--CONTOH Code END-->
 
<?php
$html = ob_get_contents(); //Proses untuk mengambil hasil dari OB..
ob_end_clean();
//Here convert the encode for UTF-8, if you prefer the ISO-8859-1 just change for $mpdf->WriteHTML($html);
$mpdf->WriteHTML(utf8_encode($html));
$mpdf->Output($nama_dokumen.".pdf" ,'I');
exit;
?>
Jangan lupa, Edit koneksi pada file php di atas
Save as file dengan nama pdf.php di folder coba.
Sperti ini..
Contoh PHP PDF


Finishing/Langkah Terakhir
Buka Browser, akses kode yang kita buat tadi dengan localhost/coba/pdf.php
Jika berhasil akan seperti ini..
Hasil PHP MPDF


SELESAI..
Sekarang Saya mau bahas kenapa saya pilih MPdf untuk membuat Laporan dan Surat PDF dari Web..
Ada banyak modul sejenis Mpdf seperti yang terkenal  FPDF..
Jujur saya pusing, saat melihat dokumentasi dari FPDF yang settinganya Rumit (Buat Saya)..
Saya iseng di Forum “PHP Indonesia” di Facebook, saya tanya  “apa modul untuk membuat pdf yang Simple?” yang jawab beragam seperti domPDF, Fpdf dan lain”..
Setelah itu saya coba download semua yang di rekomendasikan karena saya sedang membuat proyek dan harus jadi 3hari.
Hari pertama saya coba FPDF dengan membaca DOC nya, ternyata rumit.
Masih di hari yang sama Saya coba domPdf dari github malah tambah puyeng… masalahnya cara instalnya(emang mungkin saya yang telmi.. hehe)
Merasa Gelisah tak menentu, dihari yang sama pas sore hari saya coba MPDF dengan membaca DOC nya.. saya fikir sama dengan FPDF karena syntax kodenya mirip sekali dengan FPDF,
Satu persatu saya buka dan baca DOC MPDF secara online, nah pada ahkirnya saya ketemu sample code yang sangat mudah dimengerti..
Paginya saya terapkan algoritma saya untuk project tadi, dan hasilnya TRUE.. HOREEEE
Problem selesai dalam 2 hari dan tinggal tunggu transfer ..hehe..

SEKIAN TUTORIAL “Mudah dan Cepat Membuat Laporan atau Surat PDF dari PHP, MySQL dan MPdf
Semuga Bermanfaat..
WalaikumSalam..

Cara Sederhana Import Data dari Excel (CSV) ke MySQL dengan PHP

Asalamualaikum,

Mengapload data secara massal mungkin sangat jarang digunakan untuk keperluan user tapi bagaimana dengan admin?
Ya, admin dengan segudang tugasnya untuk import data sana sini, pasti malas untuk import data satu persatu seperti data peserta didik baru atau nilai raport ke database dari form yang telah kita buat..
Ini adalah pengalaman saya saat saya PKL di SMP beberapa bulan yang lalu.
Admin sekolah menyuruh saya untuk membuat aplikasi rekap nilai raport dan data siswa, nah pada tengah-tengah membuat proyek itu tiba” admin SMP pun minta dibikinkan FORM import dari file CSV seperti layaknya SLIMS, dengan alasan “Repot banget kalo harus import nilai raport siswa sebanyak 600 anak secara satu-persatu dari form tiap semester”..
Yah dari pengalaman itulah saya ingin membagi sedikit ilmu saya ini..
Baik kita mulai tutorial..
Sekarang kita siapkan alat dan bahanya..
  1. Excel atau program sejenisnya
  2. Text Editor
  3. Browser
  4. XAMPP

Kita mulai..
Langkah 1
Buka XAMPP..
Jalankan Apache dan Mysql..
Buat sebuah database..
Buat table “tb_data” dengan struktur seperti ini..
tb_data
Atau jalankan code ini di sql..
CREATE TABLE `coba`.`tb_data` (
`id` INT NOT NULL AUTO_INCREMENT PRIMARY KEY ,
`nama` VARCHAR( 50 ) NOT NULL ,
`alamat` TEXT NOT NULL
) ENGINE = MYISAM ;

Langkah 2
Buat data yang akan di import di excel..
Sebagai contoh Seperti ini saja..data
lakaukan input data dari call A1, jangan diberi judul.

Lalu Save-As dengan nama nama sesuka anda ..
Pilih type file CSV File..
csv
Perhatian, tipe file harus sama seperti ini..

Akan muncul pesan, click OK saja..
pesan

Langkah 3
Buat folder “coba” di dalam htdoc..

Langkah 4
Buka text editor anda..
Lalu pastekan code berikut, untuk fungsi dari barisan code sudah ada di komentar codenya..
<html>
<head>
<title>Upload page</title>
</head>
<body>
<?php
//KONEKSI.. 
$host='localhost';
$username='root';
$password='';
$database='coba';
mysql_connect($host,$username,$password);
mysql_select_db($database);

if (isset($_POST['submit'])) {//Script akan berjalan jika di tekan tombol submit..

//Script Upload File..
    if (is_uploaded_file($_FILES['filename']['tmp_name'])) {
        echo "<h1>" . "File ". $_FILES['filename']['name'] ." Berhasil di Upload" . "</h1>";
        echo "<h2>Menampilkan Hasil Upload:</h2>";
        readfile($_FILES['filename']['tmp_name']);
    }

    //Import uploaded file to Database, Letakan dibawah sini..
    $handle = fopen($_FILES['filename']['tmp_name'], "r"); //Membuka file dan membacanya
    while (($data = fgetcsv($handle, 1000, ",")) !== FALSE) {
        $import="INSERT into tb_data (id,nama,alamat) values(NULL,'$data[0]','$data[1]')"; //data array sesuaikan dengan jumlah kolom pada CSV anda mulai dari “0” bukan “1”
        mysql_query($import) or die(mysql_error()); //Melakukan Import
    }

    fclose($handle); //Menutup CSV file
    echo "<br><strong>Import data selesai.</strong>";
   
}else { //Jika belum menekan tombol submit, form dibawah akan muncul.. ?>

<!-- Form Untuk Upload File CSV-->
   Silahkan masukan file csv yang ingin diupload<br /> 
   <form enctype='multipart/form-data' action='' method='post'>
    Cari CSV File anda:<br />
 <input type='file' name='filename' size='100'>
   <input type='submit' name='submit' value='Upload'></form>

<?php } mysql_close(); //Menutup koneksi SQL?>
</body>
</html>

Jangan lupa, Atur KONEKSInya..
Lalu save di folder coba yang tadi telah kita buat tadi..

Langkah 5
Buka browser dan dan masuk ke halaman yang kita buat tadi..
Contoh..
 jalan
 Lalu cari file CSV yang sudah kita buat di awal tadi..
Dan click “Upload”
Hasilnya..
 Suksess
Selesai..

Belajar Fungsi Aggregate di MySql



Halo sahabat jaco semua, setelah sekian lama tidak membuat tutorial tentang MySql, kali ini saya akan mencoba untuk membuat tutorial tentang MySql kembali yaitu tentang fungsi Aggregate di Mysql. Apa sajakah fungsi Aggregate itu dan digunakan untuk apa fungsi aggregate itu ?, fungsi Aggregate itu diantaranya :
  1. AVG() -> digunakan untuk menghitung nilai rata-rata di suatu kolom
  2. COUNT() -> digunakan untuk menghitung banyaknya nilai di suatu kolom
  3. SUM() -> digunakan untuk menghitung jumlah/total nilai di suatu kolom
  4. MIN() -> digunakan untuk mencari nilai terendah di suatu kolom
  5. MAX() -> digunakan untuk mencari nilai tertinggi di suatu kolom
Fungsi-fungsi Aggregate diatas bakal sering kita jumpai dalam mengolah data di dalam database. Bagaimanakan cara penggunaan fungsi-fungsi Aggregate diatas ?, Baik saya akan berikan contoh untuk penggunaan fungsi-fungsi Aggregate diatas, pertama-tama seperti biasa buatlah tabel terlebih dahulu dalam database dan berilah nama tabel 'pembelian' seperti tabel dibawah ini :
Pembeli
Barang
Harga
Ujang Doremi 
Mouse
50000
Cecep Sukhoi 
Keyboard 
75000
Budi Fasola 
Flashdisk
100000  
Cecep Sukhoi 
Flashdisk 
100000  
Ujang Doremi 
Flashdisk 
100000 
Cecep Sukhoi 
Mouse 
50000

1. AVG()
Contoh kasus sederhana untuk penggunaan fungsi AVG() : Berapa rata-rata pembelian yang dilakukan oleh Cecep Sukhoi ?
SELECT AVG(harga)
FROM pembelian
WHERE pembeli="Cecep Sukhoi"
Maka dari query diatas akan menghasilkan seperti tabel berikut : 
AVG(harga) 
75000.0000

Contoh kasus kedua untuk penggunaan fungsi AVG() : Berapa rata-rata pembelian yang dilakukan setiap pembeli ?
SELECT pembeli, AVG(harga)
FROM pembelian
GROUP BY pembeli
Maka dari query diatas akan menghasilkan seperti tabel berikut :
Pembeli 
AVG(harga) 
Budi Fasola 
100000.0000 
Cecep Sukhoi 
75000.0000
Ujang Doremi  
75000.0000 

2. COUNT()
Contoh kasus sederhana untuk penggunaan fungsi Count() : Berapa banyak pembeli yang membeli Flashdisk ?

SELECT COUNT(pembeli)
FROM pembelian
WHERE barang="Mouse"
Maka dari query diatas akan menghasilkan seperti tabel berikut :
COUNT(pembeli) 

Contoh kasus kedua untuk penggunaan fungsi Count() :  Berapa banyak pembeli untuk masing-masing barang yang dibeli?

SELECT barang, COUNT(pembeli)
FROM pembelian
GROUP BY barang
Maka dari query diatas akan menghasilkan seperti tabel berikut :
barang 
COUNT(pembeli) 
Flashdisk
3
Keyboard 
Mouse

3. SUM()
Contoh kasus sederhana dalam penggunaan fungsi Sum() : Berapa harga yang harus dibayar oleh Ujang Doremi ?

SELECT SUM(harga)
FROM pembelian
WHERE pembeli="Ujang Doremi"
Maka dari query diatas akan menghasilkan seperti tabel berikut :
SUM(harga) 
150000

Contoh kasus kedua untuk penggunaan fungsi Sum() : Berapa jumlah harga yang harus dibayar oleh setiap pembeli ?
SELECT pembeli, SUM(harga)
FROM pembelian
GROUP BY pembeli
Maka dari query diatas akan menghasilkan seperti tabel berikut :
pembeli 
SUM(harga) 
Budi Fasola 
100000 
Cecep Sukhoi 
225000
Ujang Doremi 
150000 

4. MIN()
Contoh kasus sederhana untuk penggunaan fungsi Min() : Berapa harga barang pembelian terkecil yang dibeli oleh Cecep Sukhoi ?

SELECT MIN(harga)
FROM pembelian
WHERE pembeli="Cecep Sukhoi"
Maka dari query diatas akan menghasilkan seperti tabel berikut :
MIN(harga) 
50000

Contoh kasus kedua untuk penggunaan fungsi Min() : Berapa harga barang pembelian terkecil yang dibeli oleh setiap pembeli : 
SELECT pembeli, MIN(harga)
FROM pembelian
GROUP BY pembeli
Maka dari query diatas akan menghasilkan seperti tabel berikut :
pembeli 
MIN(harga) 
Budi Fasola 
100000 
Cecep Sukhoi 
50000 
Ujang Doremi 
50000 

5. MAX()
Contoh kasus sederhana untuk penggunaan fungsi Max() : Berapa harga barang pembelian terbesar yang dibeli oleh Ujang Doremi ?

SELECT MAX(harga)
FROM pembelian
WHERE pembeli="Ujang Doremi"
Maka dari query diatas akan menghasilkan seperti tabel berikut :
MAX(harga) 
100000 
Contoh kasus kedua untuk penggunaan fungsi Max() : Berapa harga barang pembelian terbesar yang dibeli oleh setiap pembeli ?

SELECT pembeli, MAX(harga)
FROM pembelian
GROUP BY pembeli
Maka dari query diatas akan menghasilkan seperti tabel berikut :
pembeli 
MAX(harga) 
Budi Fasola 
100000 
Cecep Sukhoi 
100000 
Ujang Doremi 
100000 

Catatan :
  1. Jika dilihat disetiap contoh kasus kedua terdapat syntax "GROUP BY". GROUP BY dalam setiap contoh kasus kedua diatas berfungsi untuk mengelompokkan data.
  2. Jika field yang di-SELECT lebih dari sama dengan 1 (satu) dan terdapat fungsi Aggregate disana maka semua field yang di-SELECT (kecuali field yang berada dalam fungsi Aggregate) harus dimasukan ke bagian GROUP BY